Apakah yang dimaksud dengan Kesadahan Air?
Total Kesadahan Air ditunjukan dengan jumlah kandungan kalsium dan magnesium, dan dinyatakan dalam grain per galon kalsium karbonat. Kalsium dan magnesium akan bergabung dengan ion alkali untuk membentuk kalsium karbonat. Kalsium karbonat adalah salah satu komponen pengerasan dan pengapuran. Pengapuran tidak dapat dilarutkan dengan air sehingga residu putih akan tetap menempel pada permukaan yang terkena air yang mengandung kalsium karbonat. Air alami kebanyakan mengandung bikarbonat dengan sedikit ion karbonat. Bikarbonat dapat berubah menjadi karbonat jika dipanaskan sehingga reaksi formasi pengapuran lebih sering muncul dalam air panas. Sebagian besar deterjen kami memiliki batas toleransi kekerasan kurang dari 10 gpg (171 ppm) pada konsentrasi yang efektif. Air dengan tingkat kekerasan 8 gpg (136.8 ppm) kekerasan total harus dilemahkan demi kebersihan yang efisien. Apabila Kesadahan Air pelanggan lebih tinggi daripada Kesadahan Air yang dapat ditoleransi oleh deterjen biasa, gunakan deterjen dengan level yang lebih tinggi atau tambahkan konsentrasi penggunaan deterjen.
Apa yang dapat dilakukannya?
Kesadahan Air dapat menurunkan efisiensi dari deterjen dan sabun.
Kesadahan Air dapat menyebabkan noda pada bahan pecah belah dan bahan flat.
Kesadahan Air dapat menyebabkan bahan linen berubah pucat.
Mineral Kesadahan Air dapat menyumbat semburan pembilas dan saluran air.
Residu Kesadahan Air dapat melapisi elemen pemanas dan menurunkan efisiensi panas.
Kesadahan Air dapat menciptakan biuh logam pada kamar mandi shower dan bathtubs.
Apa yang harus kita lakukan?
Turunkan kadar Kesadahan Air
Tambahkan konsentrasi penggunaan deterjen
Tambahkan CONDITIONER pada air sabun dan tahap pemutihan
Gunakan cairan asam dan pelembut secara terpisah sehingga konsentrasi keasaman dapat meningkat
Proses dengan produk asam untuk menghilangkan residu kekerasan
Sumber : http://www.mysaltz.net/ICleanPortal/CleaningKnowledge/TextileLaundry/AirUntukLaundry/KesadahanAir/tabid/124/Default.aspx
21.59
Label: Kimia Lingkungan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar